Sunday, July 26, 2020

PARAGRAF I



PARAGRAF 1

Satuan bahasa yang biasanya terdiri dari beberapa kalimat yang membentuk satu kepaduan yang utuh. Kalimat yang satu dengan kalimat yang lainnya saling berkaitan. Ada juga yang mengatakan paragraf merupakan bagian dari sebuah karangan yang mengandung satu kalimat utama dan beberapa pikiran penjelas. Paragraf Biasanya ditandai dengan penulisan menjorok ke-dalam atau dengan spasi antar kalimat.

Paragraf dapat dibedakan berdasarkan beberapa hal; letak kalimat utama dan isi

Jenis Paragraf berdasarkan Letak Kalimat Utama
a. Paragraf Deduktif Paragraf yang kalimat utamanya ada di awal paragraf. Paragraf ini biasanya dikembangkan dengan metode berpikir deduktif, dari yang umum ke yang khusus.
Dengan cara menempatkan gagasan pokok pada awal paragraf

b. Paragraf Induktif
Paragraf yang kalimat utamanya terletak di bagian akhir Paragraf. Paragraf ini dikembangkan dengan metode berpikir induktif, dari hal-hal yang khusus ke hal yang umum. Paragraf dikembangkan dengan memulai dengan kalimat penjelas; mengemukakan penjelasan-penjelasan atau perincian-perincian, kemudian ditutup
dengan kalimat utama.

c. Paragraf Gabungan atau Campuran
Paragraf yang kalimat utamanya terletak dibagian awal dan dipertegas diakhir paragraf. Pengulangan ini dimaksudkan untuk lebih mempertegas ide pokok. Jadi pada dasarnya paragraf campuran ini tetap memiliki satu pikiran utama, bukan dua.

Jenis Paragraf berdasarkan Isi :

a. NARASI
paragraf narasi merupakan paragraf fiksi atau non fiksi yang berisi kisahan, rekaan, atau pengalaman. Pengembangannya bisa dari waktu ke waktu, tempat ketempat, atau kejadian demi kejadian. Cerita dijalin dalam urutan waktu peristiwa dan tokoh (baik manusia maupun benda yang ‘dimanusiakan’) yang menjadi sorotan kisah penulisnya. Disusun sedemiakian rupa sehingga tampak seolah-olah pembaca mengalami sendiri peristiwa itu, minimal pembaca seolah-olah merasakan senang, sedih, dari tokoh 

ciri-ciri Karangan Narasi :
1. menceritakan proses kejadian suatu peristiwa. Sasarannya adalah memberikan gambaran yang sejelas-jelasnya kepada pembaca mengenai fase, langkah, urutan, atau rangkaian terjadinya sesuatu hal.
2. Ada tokoh pelaku
3. Dirangkai dalam urutan waktu.
4. Ada peristiwa
5. Ada konfiks.

b. DESKRIPSI
Paragraf Deskripsi adalah paragraf yang menggambarkan/melukiskan suatu objek dengan kata-kata, sehingga pembaca seakan bisa melihat, mendengar, atau merasa objek yang digambarkan itu. Objek yang dideskripsikan dapat berupa orang, benda, atau tempat. Atau dengan melibatkan indera sehingga pembaca seolah-olah diajak oleh penulis merasakan apa yang tertulis.
ciri-ciri paragraf deskripsi sebagai berikut:
a. Isinya menggambarkan suatu benda, tempat, makhluk hidup, atau sesama tertentu.
b. Penggambaran dilakukan dengan pancaindra, diantaranya indra penglihatan, indra pendengaran, indra penciuman, indra pengecapan, atau indra perabaan.
c. Orang-orang yang membaca atau yang diceritakan dapat dan ikut merasakan dan melihat sendiri objek yang dimaksud.


c. PERSUASIF ( Mengajak )
Paragraf Persuasi adalah paragraf yang mengajak, membujuk, atau mempengaruhi pembaca agar percaya kepada apa yang dikatakan oleh penulis dan mau melakukan sesuatu. Mempromosikan sesuatu dengan cara mempengaruhi atau mengajak pembaca dengan melibatkan emosi atau perasaan pembaca. Paragraf persuasif banyak dipakai dalam penulisan iklan, terutama majalah dan Koran 

ciri-ciri persuasi yaitu:
a. membangun kepercayaan antara penulis dan pembaca.
b. Menghindari konflik agar kepercayaan tidak hilang dan tujuan tercapai.
c. Mengungkapkan ide, gagasan, atau pendapat.
d. Bertujuan mempengaruhi sikap dan pendapat pembaca agar mereka mau berbuat, bertindak, atau melakukan sesuatu secara sukarela sesuai yang diinginkan pengarang.
e. Membuktikkan kebenaran pendapat pengarang sehingga tercipta keyakinan dan kepercayaan pada diri pembaca.
f. Bahasa yang digunakan dibuat menarik untuk memberikan kesan kepada pembaca
g. Dapat memberi bukti dan fakta yang mempengaruhi atau membujuk pembaca


d. ARGUMENTASI
Paragraf Argumentasi adalah sebuah paragraf yang berisi penjelasan atas pernyataan atau pendapat dengan bukti yang dapat dipertanggung jawabkan kebenarannya Dalam paragraf ini penulis menyampaikan pendapat yang disertai penjelasan dan alasan yang kuat dan meyakinkan dengan maksud agar pembaca bisa terpengaruh. Isi paragraf membahas satu masalah dengan bukti-bukti alasan yang mendukung. 

ciri-ciri paragraf argumentasi adalah sebagai berikut.
a. Mengandung bukti dan kebenaran Alasan kuat.
b. Menggunakan bahasa denotatif.
c. Analisis rasional (berdasarkan fakta).
d. Unsur subjektif dan emosional sangat dibatasi (sedapat mungkin tidak ada).
e. bukti saat memberi persetujuan dan bukti untuk menyatakan bantahan
f..Data yang disampaikan dapat dibenarkan secara kesahihan dan dapat dipertanggungjawabkan
g. sumber data yang akurat .


e. EKSPOSISI
paragraf eksposisi adalah paragraf yang menjelaskan atau menginformasikan sesuatu untuk menambah pengetahuan pembaca dan bersifat ilmiah/nonfiksi yang bersumber dari penelitian, pengamatan atau pengalaman paragraf eksposisi adalah paragraf yang menjelaskan atau menginformasikan sesuatu untuk menambah pengetahuan pembaca dan bersifat ilmiah/nonfiksi yang bersumber dari penelitian, pengamatan atau pengalaman 

Jadi, paragraf eksposisi adalah paragraf yang menjelaskan atau menginformasikan sesuatu untuk menambah pengetahuan pembaca dan bersifat ilmiah/nonfiksi yang bersumber dari penelitian, pengamatan atau pengalaman. Menyampaikan informasi apa adanya tanpa harapan untuk menggugah atau mempengaruhi pembaca
Ciri-ciri sebagai berikut:
a. Penjelasannya bersifat informatif
b. Pembahasan masalah bersifat objektif.
c. Tidak mempengaruhi pembaca. 
d. Bertujuan menjelaskan atau memaparkan
e. Karya tulis yang bersifat nonfiksi atau ilmiah
f. Tidak bermaksud mempengaruhi
g. Penjelasan dinyatakan dengan bukti yang konkret (tidak mengada-ada).
h. Pembahasannya bersifat logis dan sistematis.

Tuesday, April 28, 2020

SEDEKAH


SEDEKAH 1
(Kisah yang saya dengar saat Ibu meninggal dari Ustd Sofyan)


Suatu hari Nabi Ibrahim didatangi oleh salah satu muridnya, dan mengundang beliau untuk menghadiri pernikahannya.  Setelah pemuda itu pergi datanglah malaikat maut menghampiri Nabi Ibrahim.
“Siapa anak muda yang tadi mendatangimu wahai Ibrahim?” tanya Malaikat Maut.
“Yang anak muda tadi adalah sahabat sekaligus muridku,” jawab Nabi Ibrahim.
“Ada apa dia datang menemuimu?” tanya Malaikat Maut lagi.
“Dia menyampaikan bahwa dia akan melangsungkan pernikahan besok pagi,” jawab Nabi Ibrahim.
“Wahai Ibrahim, sayang sekali umur anak itu tidak akan sampai besok pagi,” jelas Malaikat Maut.
Setelah berkata demikian, Malaikat Maut pergi meninggalkan Nabi Ibrahim.

Keesokan harinya Nabi Ibrahim berjalan menuju rumah pemuda tersebut, dan alangkah terkejutnya Nabi Ibrahim melihat pemuda itu masih dalam keadaan hidup. Dan pemuda itu akhirnya melangsungkan pernikahan dengan lancar. Nabi Ibrahim turut bahagia melihat muridnya menikah. Bahkan pemuda itu masih Hidup Hingga Umur 70 Tahun. Walau senang, terbesit rasa penasaran Nabi Ibrahim, apa gerangan yang terjadi? Malaikat tak mungkin berbohong pikirnya.

Hari berganti hari, minggu berganti minggu, bulan berganti bulan, dan tahun berganti tahun, Nabi Ibrahim malah melihat anak muda ini panjang umurnya, hingga usia 70 tahun. Rasa penasaran Nabi Ibrahim pun semakin kuat. . Ketika suatu hari malaikat maut datang menemuinya, langsung saja Nabi Ibrahim menanyakan tentang hal tersebut.
“Apa gerangan yang membuat Alloh SWT menahan tanganmu untuk tidak mencabut nyawa anak muda itu dahulu?” tanya Nabi Ibrahim.
“Wahai Ibrahim, dimalam menjelang pernikahannya, anak muda tersebut menyedekahkan separuh dari kekayaannya. Dan ini yang membuat Allah memutuskan untuk memanjangkan umur anak muda tersebut hingga engkau masih melihatnya hidup hingga sekarang,” jelas Malaikat.


Monday, April 27, 2020

TEKS EKSPOSISI




Teks Eksposisi

A.      Pengertian Teks Eksposisi :
Pengertian teks eksposisi adalah sebuah paragraf atau karangan yang terkandung di dalamnya sejumlah informasi yang mana isinya ditulis dengan tujuan untuk menjelaskan atau memberikan pengertian dengan gaya penulisan yang singkat, padat dan akurat.

B.        Ciri-ciri Teks Eksposisi
-                -     Gaya informasi yang mengajak
-                -    Penyampaian teksnya secara lugas dan menggunakan bahasa yang baku
-                -    Menjelaskan informasi-informasi pengetahuan
-                -   Tidak memihak berarti tidak memaksakan kemauan dari penulis terhadap pembacanya
-                -  Teks Eksposisi bersifat objektif dan netral
-               -    Penjelasannya disertai data-data yang akurat
-                -  Fakta digunakan sebagai alat konkritasi dan kontribusi

C.        Struktur Teks Eksposisi
-       Pernyataan pendapat (Tesis) : Gagasan utama tentang salah satu permasalahan berdasarkan fakta.
-       Argumentasi : Penjelasan secara mendalam tentang pernyataan pendapat dan pengungkapan fakta sebagai penjelasan dari argumen si penulis.
-       Penegasan ulang pendapat : Salah satu penguat dari pendapat serta argumen yang ditunjang oleh fakta.

D.        Jenis-jenis Teks Eksposisi
-       - Eksposisi Definisi :suatu paragraf eksposisi yang memaparkan definisi suatu topik tertentu.
-       - Eksposisi Proses : langkah-langkah atau cara-cara untuk melakukan sesuatu dari awal hingga akhir.
-       - Eksposisi Ilustrasi :  teks yang memaparkan informasi atau penjelasan-penjelasan tertentu dengan caranya memberikan gambaran yang sederhana mengenai suatu topik dengan topik lainnya yang memiliki kesamaan sifat atau kemiripan dalam hal-hal tertentu.
-       - Eksposisi Laporan : paragraf eksposisi yang mengemukakan laporan dari sebuah berita atau penelitian tertentu.
-       - Eksposisi Perbandingan : eksposisi yang gagasan utamanya disajikan dengan cara membandingkan dengan yang lain.
-       - Eksposisi Pertentangan : berisi tentang pertentangan akan suatu hal dengan hal lainnya.

E.         Unsur Kebahasaan Teks Eksposisi
-      -                 Pronomina : kata ganti orang yang dapat digunakan terutama pada saat pernyataan pendapat pribadi diungkapkan. Contohnya : Ia, Dia, Anda, Kamu, Aku, Saudara, -nya, -mu, -ku, si, Kita, Kami, Kalian, Mereka, Hadirin, Para, Ini, Itu, Sini, Situ, Sana. Dan pronomina penanya contohnya : Apa, Mana, Siapa.
-       -              Konjungsi : kata hubung yang digunakan dalam teks eksposisi untuk memperkuat argumentasi. Berikut beberapa contoh konjungsi : esudah, setelah, lalu, sebelum, setelah itu, kemudian, serta, dan, dengan, asal, kecuali, selain, untuk, supaya, agar, dll
-                      Kata leksikal  :  Nomina (kata benda), Verba (kata kerja), Adjektiv  (kata sifat),  Adverbia (kata keterangan).

Monday, February 17, 2020

Job Description
OSIS - MPK
OSIS - MPK
OSIS
Pelaksana Kegiatan
MPK
Pengawas dan Pemberi Evaluasi
HIRARKI KEPENGURUSAN
Untuk membangun suasana kerja yang baik:
Menyadari posisi dan kedudukan
SALING MENGHARGAI
SALING MENGHORMATI
MAU  MENDENGAR

KETUA UMUM
¨Memimpim organisasi dengan bijaksana
¨Mengoordinasi kegiatan Kabid I dan II
¨Menetapkan tindakan sesuai dengan yang telah direncanakan
¨Menetapkan kebijaksanaan dan mengambil keputusan berdasarkan musyawarah dan mufakat
¨Selalu mengevaluasi kegiatan rapat kepengurusan
¨Melaporkan semua kegiatan kepada ketua MPO
¨Bersama ketum MPK mendampingi kepala sekolah pada kegiatan internal
¨
KETUA BIDANG I
¨Mengkoordinir Sekretaris 1 dan Ketua Seksi Bidang 1
¨Membawahi Sie Rohani,Humas, Kesenian, Dokumentasi dan Wawasan Global
¨Bersama- sama dengan ketua umum menetapkan kebijaksanaan
¨Memberi saran kepada ketua umum dalam mengambil keputusan
¨Menggantikan ketua apabila berhalangan (sesuai bidangnya)
¨Bertanggung jawab atas tata tertib organisasi
¨Bertanggung jawab atas kegiatan lapangan
¨Bertanggung jawab kepada ketua
¨
KETUA BIDANG II
¨Mengkoordinir Sekretaris 2 dan Ketua Seksi Bidang 2
¨Membawahi Sie Pendidikan, Danus, Baksos, Kesehatan, Olahraga, dan Bela Negara
¨Bersama- sama ketua umum menetapkan kebijaksanaan
¨Memberi saran kepada ketua ketua dalam mengambil keputusan
¨Menggantikan ketua apabila berhalangan
¨Bertanggung jawab atas tata tertib organisasi
¨Bertanggung jawab atas kegiatan lapangan
¨Bertanggung jawab kepada ketua
¨
SEKRETARIS UMUM
Sekretaris Umum
¨Memberikan saran dan masukan kepada ketua dalam mengambil keputusan
¨Mendampingi ketua dalam mempimpin rapat
¨Berkoordinasi dengan sekretaris I dan II
¨Menyiapkan, mendistribusikan, dan menyimpan arsip yang berhubungan dengan setiap kegiatan
¨Menyiapkan laporan,surat, hasil rapat,  dan evaluasi setiap kegiatan
¨Bersama ketua menandatangani semua surat
¨Bertindak sebagai notulen rapat
¨Bertanggung jawab kepada ketua umum
¨
SEKRETARIS I DAN II
Sekretaris 1
¨Aktif membantu pelaksanaan tugas sekretaris umum
¨Menggantikan sekretaris umum jika berhalangan
¨Membantu Ketua Bidang 1 dalam mengkoordinir ketua seksi bidang 1
¨Membantu sekretaris umum dalam membuat laporan kegiatan
Sekretaris 2
¨Aktif membantu pelaksanaan tugas sekretaris umum
¨Menggantikan sekretaris umum jika berhalangan
¨Membantu Ketua Bidang 2 dalam mengkoordinir ketua seksi bidang 2
¨Membantu sekretaris umum dalam membuat laporan kegiatan
¨
BENDAHARA
Bendahara Umum
¨Bertanggung jawab atas  pengelolaan keuangan OSIS; pembukuan, penerimaan, dan pengeluaran uang organisasi
¨Membuat tanda bukti kwitansi setiap pemasukan dan pengeluaran untuk pertanggungjawaban
¨Bertanggung jawab atas inventaris dan pembendaharaan
¨Membuat dan menyampaikan laporan keuangan secara berkala
Bendahara 1
¨Membantu bendahara umum mengelola keuangan organisasi
¨Bertanggung jawab atas segala pembukuan, penerimaan, pengeluaran uang biaya yang diperlukan
¨Membuat tanda bukti kwitansi setiap pemasukan dan pengeluaran untuk pertanggung jawaban
¨Bertanggung jawab atas inventaris dan pembendaharaan
¨Membantu Bendahara Umum membuat laporan keuangan
¨
KEROHANIAN
¨Melaksanakan kegiatan peribadatan sesuai dengan agama
¨Memperingati hari- hari besar agama
¨Melaksanakan perbuatan amaliah sesuai dengan norma agama
¨Membina toleransi kehidupan antar umat beragama
¨Mengadakan kegiatan keagamaan untuk dilaksanakan di lingkungan sekolah
¨Membuat dan melaporkan hasil kegiatan kepada ketua bidang I
¨
SIE. HUMAS - KESENIAN
Sie. Hubungan Masyarakat
¨Membuat dan Menjaga kesan positif dari OSIS dan MPK khususnya dan Labschool pada umumnya
¨Merancang bentuk publikasikan seluruh kegiatan OSIS baik ke dalam maupun keluar sekolah, bentuknya bisa berupa mading dsb
¨Bekerja sama dengan sie. OR, merancang agenda kegiatan lari jumat pagi
¨Menjaga keharmonisan hubungan OSIS MPK dengan pihak-pihak lain
¨Membuat dan melaporkan hasil kegiatan kepada ketua bidang I
¨
Sie. Kesenian
¨Meningkatkan kreativitas para siswa dalam bidang seni
¨Mendokumentasikan bakat masyarakat Labsky dalam bidang seni
¨Mengadakan kegiatan yang berhubungan dengan apresiasi seni
¨Aktif dalam kegiatan pengembangan seni dan budaya
¨Mengadakan pelatihan dan pembinaan seni dan budaya di sekolah
¨Membuat dan melaporkan hasil kegiatan kepada ketua bidang I
¨
¨
SIE. DOKUMENTASI –
 SIE. WAWASAN GLOBAL
Sie. Dokumentasi
¨Mendokumentasikan seluruh kegiatan OSIS MPK khususnya dan Labschool pada umumnya, baik berupa foto maupun video
¨Bekerja sama dengan Humas memanfaatkan mading sekolah
¨Mempublikasikan kegiatan OSIS MPK yang sudah berjalan dalam bentuk foto dan video
¨Membuat dan melaporkan hasil kegiatan kepada ketua bidang I
¨
Sie. Wawasan Global
¨Mengadakan kegiatan yang dapat meningkatkan apresiasi terhadap budaya global
¨Meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris masyarakat Labsky
¨Meningkatkan pemahamana masyarakat Labsky akan budaya global
¨Membuat dan melaporkan hasil kegiatan kepada ketua bidang I
¨
¨
SIE. PENDIDIKAN – SIE. DANA USAHA
Sie. Pendidikan
¨Membangun  siswa labschool agar semangat , bangga, dan bahagia menjadi orang baik, pintar, dan berpendidikan. Mis. Mengadakan kegiatan malam penghargaan. Cont. Dreamsmart, atau menyelenggarakan pemilihan siswa-siswi terbaik (student of the year)
¨Melaksanakan kampanye-kampanye kebaikan
¨Mendata dan membuat baliho/spanduk ucapan selamat bagi siswa Labschool yang meraih juara
¨Melaksanakan pelatihan keterampilan hidup bagi siswa
¨Membuat dan melaporkan hasil kegiatan kepada ketua bidang II
Sie. Dana Usaha
¨Menyiapkan sumber dana untuk  kegiatan OSIS MPK dalam bentuk wirausaha. Con. Stiker, kue, foto copy, dll
¨Menjaga hubungan kewirausahaan dengan pihak-pihak lain
¨Mengadakan kegiatan yang dapat meningkatkan keterampilan enterpreunership siswa Labschool
¨Membuat dan melaporkan hasil kegiatan kepada ketua bidang II
¨
SIE. BAKSOS – SIE. KESEHATAN
Sie. Bakti Sosial
¨Mengaktifkan kegiatan bakti sosial
¨Melaksanakan kegiatan layanan sosial. Mis. Santunan, ucapan belasungkawa,
¨Meningkatkan jiwa dan semangat gotong royong. Mendata dan mengunjungi siswa sakit/kemalangan
¨Membuat dan melaporkan hasil kegiatan kepada ketua bidang II
Sie. Kesehatan
¨Menjadi petugas  Usaha Kesehatan Sekolah
¨Melaksanakan program kebersihan lingkungan sekolah
¨Melaksanakan program penghijauan di lingkungan sekolah
¨Mengadakan kampanye hidup sehat
¨Membuat dan melaporkan hasil kegiatan kepada ketua bidang II
¨
¨
SIE. OLAHRAGA – SIE. BELANEGARA
Sie. Olahraga
¨Meningkatkan kesadaran hidup sehat masyarakat Labsky di lingkungan sekolah dan masyarakat
¨Melaksanakan kegiatan dalam rangka peningkatan kesegaran jasmani. Mis. Lari  jumat pagi
¨Bekerja sama dengan  humas dan kesehatan membuat poster-poster tentang kesehatan
¨Membuat dan melaporkan hasil kegiatan kepada ketua bidang II
Sie. Bela Negara
¨Menegakkan dan melaksanakan tata tertib sekolah
¨Melakukan Usaha Keamanan Sekolah
¨Membangun semangat cinta Tanah air
¨Menegakkan Budaya Sekolah
¨Meningkatkan sikap hormat siswa terhadap orang tua dan guru
¨Membangun hubungan yang harmonis dengan kakak kelas serta adik kelas
¨Membuat dan melaporkan hasil kegiatan kepada ketua bidang II
¨
¨